Do’a – Do’a Umroh : Bacaan Lengkap Niat Umroh Sampai Bacaan Talbiyah

Doa Umroh – Ibadah umroh atau nama lainnya Haji Kecil, merupakan ibadah yang mungkin banyak diminati Masyarakat Indonesia. Pasalnya ibadah ini dapat dilakukan kapan saja, dengan biaya umroh murah dan tanpa terikat oleh waktu seperti halnya dengan Ibadah Haji. Ibadah haji hanya dapat dilaksanakan di bulan dzulhijjah saja, sedangkan umroh dapat dilaksanakan kapanpun.

Namun pada waktu-waktu tertentu saja yang tidak dapat digunakan untuk menunaikan ibadah umroh. Seperti pada saat hari Arafah tanggal 10 Dzulhijjah serta pada hari Tasyrik tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah.

Doa umroh tulisan arab beserta artinya

Inti dari Ibadah Umroh adalah Thawaf dan Sa’i yang di dahului dengan memakai pakaian ihram di miqat atau tempat yang telah ditentukan dan diakhiri dengan melakukan Tahalul atau Bercukur. Sedangkan inti dari ibadah Haji adalah Wukuf di Padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah, dimulai pada saat matahari tergelincir sampai matahari terbenam ( waktu maghrib ).

Doa Umroh Tulisan Arab, Latin Dan Artinya

Doa umroh merupakan bacaan-bacaan yang dilantunkan jamaah selama menunaikan ibadah umroh. Seperti pada saat niat di miqat, bacaan doa umroh ketika melakukan perjalanan dari Miqat menuju Masjidil Haram, Thawaf hingga Do’a ketika Tahalul.

Berikut bacaan atau doa – doa yang dibacakan pada saat menunaikan ibadah umroh.

Bacaan Doa Miqat Umroh Serta Pengertiannya

Miqat secara harfiyah yaitu batas, sedangkan tempat dilakukannya Miqat Umroh artinya garis batas atau titik awal untuk memulai ibadah umroh. Miqat adalah batas atau titik awal dimulainya rangkaian ibadah umroh ataupun haji bagi jamaah yang menunaikannya.

Miqat umroh dibedakan menjadi dua macam yaitu Miqat Zamani ( batas waktu ) dan Miqat Makani ( batas letak tanah ). Miqat Zamani atau batas waktu, tentu saja berkaitan dengan waktu pelaksanaan ibadah dari bulan Syawal hingga Dzulhijjah.

Sedangkan Miqat Makani atau batas letak tanah, pelaksanaanya terdapat beberapa tempat yang menjadi pintu titik awal dimulainya ibadah ini. Miqat juga menjadi tempat para jamaah melaksanakan persiapan sebelum berihram.

Persiapan tersebut meliputi melaksanakan mandi, wudzu dan sholat sunnah dua rokaat sunnah. Setelahnya baru melafadzkan niat melaksanakan ibadah umroh dengan lisan dan hati, dengan membaca bacaan berikut.

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ بِعُمْرَةِ

Labbaika Allahumma Bi’Umroh.

Artinya :

” Aku sambut Panggilan-Mu Ya Allah dengan Umroh “.

Baca Juga : Hukum Melaksanakan Sholat Ihram Dua Rakaat Sunnah

Bacaan Talbiyah Arab Beserta Artinya

Setelah jamaah umroh melaksanakan miqat, rangkaian umroh selanjutnya yaitu melakukan perjalanan menuju Masjidil Haram. Dalam perjalanan tersebut para jamaah dianjurkan membaca bacaan Talbiyah. Bacaan Talbiyah adalah doa umroh yang biasanya dilantunkan Rasullulah SAW ketika melaksanakan Umroh.

Bunyi Bacaan Talbiyah beserta artinya adalah sebagai berikut.

لَبَّیكَ الّلهُمَّ لَبَّیكَ، لَبَّیكَ لاشَریكَ لَكَ لَبَّیكَ، إنَّ الْحَمدَ وَ النِّعمَةَ لَكَ وَ الْمُلكَ، لاشَریكَ لَكَ لَبَّیكَ

Labaik Allahumma Labbaik, Labbaikalaa Syariika Laka Labbaik. Innalhamda Wan Ni’mata Laka Wal Mulk Laa Syariika Laka Labbaik.

Artinya :

” Aku penuhi panggilan-Mu Ya Allah, Aku penuhi panggilan-Mu Ya Allah dan tiada sekutu bagi-Mu. Sesungguhnya tiada puji, nikmat, serta kekuasaan hanya bagi-Mu, tanpa sekutu apapun bagi-Mu “.

Bacaan doa talbiyah dilakukan sejak pada zaman Nabi Ibrahim As, pada saat itu beliau baru saja menyelesaikan membangun ka’bah. Allah SWT memerintahkan kepada Nabi Ibrahim untuk memangil seluruh umat masnusia untuk menunaikan ibadah Haji dan umroh.

Doa Umroh Ketika Melaksanakan Thawaf

Thawaf merupakan salah satu rukun yang harus dilaksanakan dalam melaksanakan ibadah haji ataupun umroh. Apa yang dimaksud dengan thawaf ? dan bagaimana melaksanakannya ? Thawaf yaitu berjalan atau lari-lari kecilmengelilingi ka’bah sebanyak tujuh kali.

Dalam melaksanakannya juga dibarengi dengan bacaan-bacaan doa umroh yang sesuai dengan ketentuan. Disetiap putaran thowaf, terdapat doa-doa yang harus dibacakan dan juga di sunnahkan memperbanyak membaca talbiah serta dzikir yang dihafal.

Dalam memulai thawaf pun terdapat anjuran-anjuran yang wajib dilakukan. Seperti pada saat memulai thawaf wajib hukumnya menyejajarkan pundak sebelah kiri dengan Hajar Aswad. Dan tidak diperbolehkan ketika memulai melaksanakan thawaf, pundak kiri melebihi hajar Aswad.

Bacaan doa ketika melaksanakan thawaf dari putaran pertama hingga putaran ke tujuh, silakan klik ling dibawah ini.

# biro umroh net

Tinggalkan Balasan