Keistimewaan Bulan Dzulhijjah – Niat Puasa Tarwiyah Dan Arafah

Keistimewaaan Bulan Dzulhijjah yang sebentar lagi akan kita jumpai dan lewati bersama, tentu saja sudah terbukti kebenarannya. Seperti dalam sebuah hadist shahih berikut ini.

شَهْرَانِ لاَ يَنْقُصَانِ شَهْرَا عِيدٍ رَمَضَانُ وَذُو الْحَجَّةِ

Artinya : ” Ada dua bulan yang pahala amalannya tidak pernah berkurang, kedua bulan itu adalah ied Bulan Ramadhan dan Bulan Dzulhijjah ” (HR. Bukhari&Muslim ).

Dari hadist diatas saja sudah bisa membuktikan keistimewaan bulan dzulhijjah ini. Apalagi waktu melewati bulan dzulhijjah ini, juga melaksanakan amalan-amalan dibulan ini. Pahala yang akan di dapatkan juga akan sebanding dengan amalan yang kita lakukan.

Keistimewaan bulan dzulhijjah sebagai waktu haji bagi seluruh umt islam di dunia

Baca Juga : Pengertian Ibadah Haji, Macam – Macam Haji Ifrad, Qiran Dan Tamattu

Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan atau waktu yang yang dimuliakan oleh Allah SWT. yang didalamnya terdapat beberapa amalan-amalan sunnah yang memiliki pahala besar. Beberapa amalan sunnah diantaranya yaitu puasa, menyembelih qurban serta menunaikan sholat idul adha.

Bagi umat islam, selain keistimewaan keistimewaan diatas, masih terdapat beberapa keistimewaan lain. Diantaranya keistimewaan bulan dzulhijjah yaiu peristiwa pelaksanaan ibadah haji.

Puncak pelaksanaan haji tersebut yaitu meliputi wukuf, puasa arafah serta hari raya idul adha.

Kemuliaan Atau Keistimewaan Bulan Dzulhijjah Pada 10 Hari Istimewa

Pada akhir bulan Dzulqa’dah dan diawal bulan Dzulhijjah, sebagian umat islam ada yang memuliakannya dengan menunaikan ibada sunnah puasa. Hal ini tidak terlepas dari sebutan bulan Dzulhijjah yang didalamnya terdapat 10 hari istimewa.

Didalam 10 hari istimewa itu disunnahkan melaksanakan ibadah puasa, guna menyempurnakan dua hari puasa kebiasaan Nabi Muhammad SAW. Dua hari tersebut yaitu puasa hari Tarwiyah dan puasa Arafah.

Dalam pelaksanaan puasa 10 hari bulan dzulhijjah ini. Hitungan dimulai pada hari akhir sebelum masuk pada bulan Dzulhijjah. Alasanya adalah pada hari ke 10 atau pada tanggal 10 bulan dzulhijjah dihukumi haram melaksanakan ibadah puasa. Maka cara menggenapkan puasa dalam 10 hari hitungan digunakan hari terakir pada bulan Dzulka’dah.

Cari : Biro Umroh

Niat Puasa 1 - 7 Hari Dzulhikkah Serta Doa Puasa Tarwiyah Dan Arafah.

Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu waktu istimewa bagi umat islam. Banyak amalan yang terdapat diwaktu ini, diantaranya yaitu bersedekah, menyembelih kurban dan puasa sunnah dzulhijjah.

Dalam pelaksanaan ibadah puasa sunnah yang termasuk sebagai ibadahpuasa yang dianjurkan ini. Dibagi menjadi 3 jenis puasa, dengan niatan yang berbeda pula. Ketiganya yaitu puasa 1 – 7 hari dzulhijjah, puasa Tarwiyah serta puasa Arafah. Perlu diingat bahwa hukum puasa 1 – 7 hari dzulhijjah adalah sunnah.

Begitu juga dalam melakukan Niat Puasa Tarwiyah Dan Arafah haruslah diniati dengan ibdah sunnah dan bukan ibadah wajib. Karena pada dasarnya kedua ibadah puasa ini hukumnya adalah sunnah. Karena niat merupakan penentu dari hasil yang akan diperoleh nantinya, dalam melaksanakan niat haruslah iklas karena Allah Ta’ala.

Soal niat kami kira sudah jelas, lalu bagaimana dengan pengertian ibadah puasa. Puasa sendiri adalah menahan diri, dari kegiatan makan dan minum. Serta semua kegiatan yang dapat membatalkan puasa yang dimulai dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari dengan syarat tertentu.

Berikut bacaaan niat ibadah puasa sunnah 1 – 7 hari dzulhijjah, tarwiyah dan arafah:

Niat Puasa 1 - 7 Hari Dzulhijjah

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

” Nawaitu Souma Syahri Dzil Hijjah Sunatan Lillahi Ta’ala  “

Saya Berniat Puasa Sunnah Bulan Dzulhijjah Karena Allah Ta’ala.

Bacaan Niat Puasa Tarwiyah

نويت صوم التروية سنة لله تعال

” Nawaituu Sauma Al Tarwiyata Sunnatan Lillahi Ta’ala “

Saya Berniat Puasa Sunnah Tarwiyah, Karena Allah Taala.

Bacaan Niat Puasa Arafah

نويتُ صومَ عرفة سُنّةً لله تعال

” Nawaitu Shauma ‘arafa Sunnatan Lillahi Ta’ala “

Saya berniat puasa ” Arafah”, Sunnah karena Allah Ta’ala.

Keutamaan Menunaikan Puasa Sembilan Hari Pada Bulan Dzulhijjah

Sebagai salah satu waktu atau bulan yang di muliakan Allah SWT. Bulan dzulhijjah menjadi waktu penyempurna iman umat muslim yang mampu menyempurnakannya, yaitu ibadah Haji.

Bulan ini juga disebut dan populer dikalangan masyarakat dengan sebutan bulan haji. Pada bulan ini umat islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan shalih dan sunnah yang yang memiliki kebaikan.

Namun kesempatan memperoleh pahala di bulan dzulhijjah ini tidak hanya diperuntukkan kepada jamaah haji saja, namun kepada semua umat islam diseluruh dunia.

Salah satu ibadah yang mungkin bisa dilakukan hampir seluruh umat islam yaitu puasa sunnah di bulan ini. nah berikut keutamaan yang akan didapatkan bila seorang muslim menunaikan puasa sunnah dzulhijjah.

Keistimewaan Bulan Dzulhijjah Dalam Menunaikan Ibadah Puasa Pada Hari ke 1 sampai hari ke 7

1. Bagi Umat Islam yang menunaikan ibadah puasa sunnah pada hari pertama dzulhijjah. Maka akan diampuni baginya dosa dosanya.

2. Keutamaan puasa sunnah dzulhijjah pada hari kedua yaitu, bagi saiapapun umat islam yang menunaikannya. Maka ibadah puasanya tersebut dianggap sama seperti ibadah selama satu tahun penuh.

3. Keutamaan puasa sunnah dzulhijjah pada hari ketiga di bulan haji. Allah SWT mengabulkan do’a nabi Zakaria AS. Begitupun bagi umat islam yang ikhlas menunaikannya.

4. Keutamaan pada hari ke empat yaitu akan dihilangkannya kesusahan.

5. Dihari kelima dzulhijjah, umat islam yang menunaikannya maka akan terlepas dirinya dari sifat munafik.

6. Keutamaan berpuasa pada tanggal 6 dzulhijjah bagi muslim yang menunaikannya. Akan dikaruniakannya  rasa penuh kasih dan penuh rahmat.

7. Keutamaan menunaikan ibadah puasa sunnah dihari ke tujuh yaitu. Kan dijauhkann dari pintu kemiskinan dan kesulitan.

Tinggalkan Balasan