Hukum Melaksanakan Sholat Ihram Dua Rakaat Sunnah

Sholat ihram atau sholat sunnah dua rokaat ihram sebelum memulai talbiyah sebagai tanda mulainya rangkaian manasik umroh atau haji. Dalam Hukum melaksanakannya terdapat perselisihan di antara pendapat para ulama. Perbedaan tersebut tentunya mengenai pendapat disyariatkannya sholat sunnah tersebut. Namun Mayoritas (Jumhur) ulama berpendapat dianjurkannya melaksanakan sholat sunnah dua rokaat ihram.

Baca juga : Sholat Dhuha Tata Cara Hinga Keutamaannya

Sebelun calon jamaah melaksanakan ihram, terdapat beberapa hal yang di sunnah untuk dikerjakan. Salah satunya yaitu sholat sunnah dua rokaat ihram ini. Selain sunnah diatas,masih ada beberapa sunnah yang  dianjurkan sebelum dimulainya rangkaian manasik umroh maupun haji. Diantaranya yaitu melaksanakan mandi ihram ( biasanya jamaah dari Indonesia sebelum berangkat menuju bandara ) serta mengambil wudzu.

Sholat Ihram dua rokaat sunnah sebelum melaksanakan rangkaian ibadah umroh dan haji.

Sebelum membahas mengenai hukum melaksanakan sholat sunnah ihram, sebaiknya kita memahami dulu mengenai perbedaan pendapat para ulama. Namun perbedaan tersebut hendaknya tidak kita jadikan sebagai alasan untuk menyalahkan satu dengan yang lainnya. Akan tetapi dapat kita gunakan sebagai pengikat tali persaudaraan yang kuat dengan perbedaan dan saling menghargai antara sesama muslim.

Karena ulama yang sesungguhnya adalah ” Al-ulama’u waratsatul anbiya ” ulama merupakan ahli waris nabi. Perbedaaan diantara beliau-beliau tentunya menggunakan dasar ilmu, serta tidak mempermasalahkan perbedaan tersebut.

Kembali ke pembahasan, berikut hukum melaksanakan sholat sunnah dua rakaat ihram ini.

Hukum Melaksanakan Sholat Ihram

Hukum melaksanakan sholat dua rokaat sebelum dilaksanakannya rangkaian manasik umroh dan haji adalah sunnah. Umumnya ulama syafiiyah berpendapat bahwa sholat ihram disunnahkan untuk dikerjakan sebelum jamaah melakukan ihram.

” Jika seseorang hendak berihram, maka hendaknya dia mandi, wudhu, menggunakan sarung dan selendangnya. Kemudian melaksanakan sholat2 rokaat ” Penegasan ulama tentang sunnah melaksanakan sholat dua rokaat ihram dari Imam Nawawi, dalam kitabnya Al-Azkar.

Atas dasar hadist riwayat  Imam Bukhari dari Ummar Bin Khattab, beliau berkata. 

سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِوَادِي العَقِيقِ يَقُولُ: أَتَانِي اللَّيْلَةَ آتٍ مِنْ رَبِّي، فَقَالَ: صَلِّ فِي هَذَا الوَادِي المُبَارَكِ ، وَقُلْ: عُمْرَةً فِي حَجَّةٍ

Aku mendengar Nabi Shalallahu Allaihi Wassalam, ketika berada di lembah Al-‘Aqiq, beliau berkata : ” Malaikat yang diutus oleh Tuhanku datang kepadaku dan berkata, ” Sholatlah di lembah yang penuh berkah ini dan katakanlah, “Aku berniat melaksanakan umroh dalam ibadah haji ini.”

Berdasarkan hadist tersebut, sebagian besar ulama ( Jumhur Ulama ) menganjurkan pelaksanaan ibadah sholat sunnah ihram kepada calon jamaah umroh dan haji. Meskipun sebagian ulama berpendapat tidak ada hadist yang shohih mengenai kesunahan melaksanakan sholat ini, namun jumhur ulama sudah cukup memberi jawaban nya.

Keutamaan Melaksanakan Yang Sunnah

Meskipun hukum melaksanakan sholat ini hanyasunnah, namun pahala besar yang nantinya akan didapatkannya. Bagi jamaah umroh maupun haji yang melaksanakannya, tentunya dengan niat dari dasar hati yang tulus. Sengaja mengerjakan amalan sebelum ihram ini semata-mata hanya karena Allah Ta’ala.

Dengan niat yang lurus karena Allah SWT yang nantinya akan didapatkan keutamaan melaksanakan ibadah yang sunnah. Meskipun sunnah jika dilaksanakan dengan cara yang benar maka akan dihitung sebagai pahala kebaikan yang besar disisi-Nya. Bukankah tidak ada pahala yang di balas melainkan sebesar biji sawi ?

Akan tetapi perlu diingat, bahwa semua amalan yang kita laksanakan akan dinilai oleh Allah. Selebihnya manusia hanya bisa berihtiar melaksanakan segala amal kebaikan yang menjadi perintahnya. Allah lah yang maha mengetahui isi hati manusia.

Layanan Kami

Paket Umroh Biro Terpercaya

Biaya Umroh Murah

Paket Umroh Populer

Haji Plus

1 tanggapan pada “Hukum Melaksanakan Sholat Ihram Dua Rakaat Sunnah”

  1. Pingback: Sholat Sunnah Dhuha Istimewa Dari Tata Cara Sampai Keutamaanya

Tinggalkan Balasan